close
Home » » Mengapa Matahari Terbit Dari Timur Dan Terbenam Di Arah Barat?

Mengapa Matahari Terbit Dari Timur Dan Terbenam Di Arah Barat?

Posted by seduhkopi.com

Seduhkopi.com, Mengapa matahari terbit dari timur? Pertanyaan ini bukanlah pertanyaan mengada-ada. Fenomena alam ini terbentang di hadapan kita setiap hari. Sang raja tata surya ini terbit di sebelah timur dan terbenam di sebelah barat.

Berabad-abad lamanya orang menganggap bahwa Bumi adalah pusat tata surya. Artinya, benda-benda langit, termasuk matahari, beredar mengitari Bumi. Anggapan ini mungkin dapat diterima akal karena faktanya memang terlihat matahari terbit dari timur kemudian bergerak dan terbenam di sebelah barat. Anggapan ini dikenal dengan teori geosentris.

Namun lima abad yang silam, pada abad ke 16, ilmuan Nicolas Copernicus, membantah teori geosentris tersebut. Menurutnya, mataharilah yang menjadi pusat tata surya. Planet dan benda langit lainnya beredar mengelilingi matahari. Teori ini dikenal dengan teori heliosentris. Teori ini masih diterima sampai sekarang.

Lalu bagaimana dengan pertanyaan mengapa matahari terbit dari timur? Bumi, planet yang kita tinggali, berputar mengelilingi matahari dari arah barat ke timur. Akibatnya, matahari terbit dari timur dan tenggelam di arah barat. Seperti yang kita lihat setiap hari, gerak matahari dari timur ke barat sebenarnya adalah gerak semu, gerak tidak sebenarnya. Inilah yang disebut gerak semu harian matahari.

Meski begitu, tidak semua planet berotasi ke arah timur sebagaimana Bumi. Beberapa di antaranya justru berputar ke arah sebaliknya. Di antara sekitar 500 planet yang diketahui mengelilingi bintang selain matahari, sebagian besar planet tersebut tampaknya berputar dengan arah yang sama dengan bintangnya. Dalam laporan yang dipublikasikan di jurnal Nature, para astronom menyatakan bahwa sejumlah planet extrasolar berotasi dalam arah yang berlawanan dengan bintang yang mereka kelilingi.

Planet yang berputar ke belakang itu umumnya adalah planet gas raksasa, seperti Jupiter, bukan planet batu bulat seperti Bumi. Para astronom menyebut fenomena berputar ke belakang itu dengan istilah orbit terbalik. Selain rotasinya yang berputar ke belakang, planet-planet besar itu berada dekat dengan bintang mereka.

Scroll to top
- top2 - bid5